Minggu, 30 Juni 2013

3 Objek Wisata Termurah Di Jakarta yang wajib dikunjungi ketika luburan sekolah

Sekolah sudah selesai,bekerja sudah selesai,bagi raport pun sudah.Kini saatnya Anda dan keluarga menikmati liburan bersama keluarga Anda.Tapi,apakah Anda masih bingung memilih tempat wisata yang murah,aman,seru,terjangkau dengan fasilitas yang tidak kalah dengan tempat wisata yang mahal ? Kalau Anda masih bingung,nih sudah saya kasih solusinya,Anda tinggal memilih deh mana yang pas buat liburan keluarga Anda
1.    

1.             1.  Monas (Jakarta Pusat)
Semua warga Jakarta pasti tahu dengan objek wisata ini.Si mascot kota Jakarta ini terletak di jalan di tengah Lapangan medan merdeka Jakarta Pusat.Angkutan umum menuju kesini juga sangat mudah,yaitu Transjakarta koridor 1 jurusan Blok M-Kota,Transjakarta koridor 2 tujuan ke pulogadung,PPD 42,P77,P AC 79,ada juga KRL
 Tarif masuk monas saat ini adalah Rp.2000 untuk anak-anak,Rp.3000 untuk mahasiswa,dan Rp.5000 untuk dewasa,sdangkan untuk dapat naik ke puncak monas,dikenakan tarif Rp.2000 untuk anak-anak,Rp.5000 untuk mahasiswa,dan Rp.10.000 untuk dewasa. Monas dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum. 
2.     

             2.    Kebun binatang Ragunan (Jakarta Selatan)
Disinilah tempat ‘madakno rupo‘ di Jakarta. Tempat hiburan yang murah meriah. Harga tiketnya cuma Rp 4.000. Disini banyak binatang (jelas, kan kebun binatang), ada danau wisatanya dan ada bumi perkemahan. Lebih baik membawa tikar untuk lesehan setelah penat berjalan-jalan. Kalo tidak mau bawa, bisa beli sebelum pintu masuk, cuma goceng. Atau kalo mau di dalam juga ada yang menyediakan sewanya (sudah dihampar). Banyak warung makanan dan asongan (sayangnya ini cukup mengganggu karena terlalu banyak), jadi jangan kuatir kehausan atau kelaparan. Masalah harga dan rasa ya silakan tanggung sendiri. Ada banyak angkutan umum yang singgah disini.
Transportasi utama adalah Bis Transjakarta koridor 6 (Ragunan - Dukuh Atas).
Jika dari Pulogadung, naik koridor 4, turun halte Halimun, pindah koridor 6, kemudian keluar ke Halte Dukuh Atas 2, karena koridor 6 yang ini dari Ragunan. Lalu pindah ke koridor 6 juga, tapi arah sebaliknya, yang ke Ragunan.
Jika dari Blok M, ini agak muter, karena jika naik Koridor 1, harus transit ke Dukuh Atas ke Dukuh Atas 2, untuk pindah ke Koridor 6 tujuan Ragunan. Jadi secara jarak lebih baik nggak pake Busway, melainkan naik Metromini 77 jurusan Ragunan Blok M.
Jika dari Kalideres, naik Koridor 3, turun di Halte Dukuh Atas, kemudian naik koridor 1, dan transit ke Dukuh Atas ke Dukuh Atas 2, untuk pindah ke Koridor 6 tujuan Ragunan.
Jika dari Kampung rambutan, naik Koridor 7, pindah ke Koridor 9 di Halte Pasar Kramatjati, turun di Halte Kuningan Barat, jalan ke Halte Kuningan Timur, akhirnya akan ketemu Koridor 6 disitu yang menuju Ragunan.
Jika dari Lebak Bulus…. mendingan nggak naik busway dari situ deh. Soalnya akan dibawa dulu ke Harmoni, padahal kan udah dekat Ragunan….. jadi  naik Kopaja P20 ke Mampang, dari situ naik Busway Koridor 6 ke Ragunan. Atau kalo mau langsung dari lebak bulus naik saja KWK 011 jurusan Pasar Minggu.
Selain Busway, banyak Angkutan lainnya. Jika dari Tanah Abang, bisa naik Kopaja 19 dan Kopaja 985 yang melalui Blok M. Kalau dari Kampung Melayu bisa naik Kopaja 68 dan 602 yang melalui Pasar Minggu. Dari Depok bisa ke Pondok Labu dulu (naik 105 atau S16), terus bisa naik Kopaja atau Mikrolet M20 ke Ragunan, atau dari Cinere naik 61.
Jika Dari Taman Mini bisa naik Mikrolet Merah (KWK) 15A.
Jika naik KRL, stasiun yang terdekat adalah stasiun Tanjung Barat atau Stasiun Pasar Minggu. Untuk pilihan angkutan, mendingan ke Stasiun Pasar Minggu, karena dekat terminal, meskipun di Stasiun Tanjung Barat lebih cepat karena jalur menuju Ragunan searah, naik KWK S15


3. Kawasan Kota Tua (Jakarta Barat
Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk berlibur. Jika tak ada waktu liburan ke luar kota, dalam kota pun masih banyak memiliki destinasi menarik. Salah satunya, Kawasan Kota Tua di Jakarta Utara. Serasa tertarik ke masa lalu!
Kompleks museum dan bangunan tua berkumpul di area seluas 1,3 km persegi. Menurut Kepala Kantor Pengelola Kota Tua, Ghatut, dulunya bangunan di sini dibangun semirip mungkin dengan bangunan Belanda untuk mengobati rasa rindu para orang Belanda yang sedang menjajah di Batavia.
Bertahun setelah kemerdekaan, kawasan ini dijadikan cagar budaya karena nilai dan bentuk bangunannya yang merupakan sisa masa lalu. Karena keunikannya inilah, banyak wisatawan yang datang dan menghabiskan liburan di sini.
Museum yang wajib didatangi saat berlibur ke sana adalah Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal dengan Museum Fatahilah. Arsitekturnya mirip dengan Istana Dam di Amsterdam, Belanda. Di dalam museum seluas 1.300 meter persegi ini Anda bisa menyaksikan ruang pengadilan dan ruang-ruang bawah tanah yang dulu pernah dipakai sebagai penjara.
Lapangan besar di depannya juga jadi area bermain bagi banyak wisatawan. Mulai dari naik sepeda onthel sampai piknik santai di bawah pohon rindangnya. Tak jauh dari Museum Fatahilah, ada Museum Wayang.
Museum yang sudah beberapa kali direnovasi ini tetap memiliki nafas kuno yang akan menghipnotis Anda. Tunggu sampai mengunjungi taman belakangnya yang berisi belasan prasasti nisan milik orang Belanda. Bisa-bisa Anda merasa sedang di rumah kuno Belanda.
Bangunan-bangunan yang ada di sini sungguh akan membuat Anda serasa di masa lampau. Sepeda onthel, jendela-jendela kuno, genting bangunan dengan menara kecil di ujungnya, semua semakin menguatkan suasana masa lalu. Yuk ke Kota Tua akhir pekan ini!





SEMOGA ARTIKEL TERSEBUT BERMANFAAT,DAN SELAMAT BERLIBUR




0 komentar:

Posting Komentar